Sosialisasi Thibbun Nabawi di Rumah Sehat Terpadu
Tentu kita semua pernah mendengar istilah Thibbun Nabawi, baik di media elektronik, cetak ,dan sekitarnya. Sudah taukah kita tentang penjelasan rinci, aplikasi serta manfaatnya bagi kita semua.
Rumah Sehat Terpadu (RST) milik Dompet Dhuafa sebagai satu rumah penyembuhan secara Cuma-Cuma-gratis kepada para dhuafa, pada Rabu (25/01) menggelar sosialisasi pengobatan Thibbun Nabawi. Hadir pada kesempatan itu 2 (dua) orang pembicara yang telah mahir dan professional pada bidang tersebut yaitu, THRY HARRY FAJARIAI S.T dan dr. Ine Martanti Ak.P. Acara yang juga dihadiri oleh General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa Bpk. Herman Budianto dan Camat Kemang ini pun berjalan secara interaktif antara pembicara dan peserta seminar.
Pembicara terlihat antusias dalam menjelaskan tentang arti dan manfaat dari Thibbun Nabawi, salah satunya yaitu Bekam. Dijelaskan pada acara yang dihadiri oleh ratusan warga sekitar dan tokoh-tokoh setempat, yaitu bahwa Bekam adalah sebaik-baiknya pengobatan.
“Bekam itu menyembuhkan” ucap pembicara di sela-sela penjelasan panjangnya. Dijelaskan juga bahwa Rasulullah bersabda yang isinya bahwa “Penyembuhan itu ada 3 macam yaitu minum madu, berbekam dan sundutan dengan besi panas”. Pada hadis lain dijelaskan bahwa “sesungguhnya sebaik-baiknya pengobatan yang kalian lakukan adalah berbekam”. Perkembangan Bekam itu sendiri di mulai dari Negara Arab, Cina dan Eropa. Dimulai dari menggunakan kaca, manggkok, tanduk, bahkan bambu. Seiring dengan perkembangan jaman yang semakin canggih maka dibuatlah khusus sarana bekam tersebut.
Pembicara juga menjelaskan tentang manfaat bekam yaitu selain melancarkan peredaran darah dengan menghilangkan sumbatan dalam pembuluh darah, menghilangkan zat sisa endapan pada sumbatan pembuluh darah kecil, mencegah arterosclerosisi dan kekakuan pembuluh darah, merangsang pembentukan sel darah merah yang baru dan merangsang aktifitas sumsum tulang.
Peserta terlihat antusias untuk menyaksikan seminar tersebut, terlebih saat thepahist bekam mendemokannya pada salah seorang audience. Selain demo, pengisi acara pun membagi-bagikan voucher bekam dengan cara menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah disiapkan panitia, dengan harapan agar semua penjelasan yang telah disampaikan sebelumnya dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh para peserta seminar. (dee)