Gastritis Akut Membuat Sumbada Kian Tak Berdaya

Sumbada (45) berupaya menahan sakit di seputar perutnya, sesekali merintih kesakitan sambil menyebut Asma Allah. Sumbada kini masih dalam perawatan tim kesehatan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa sejak Senin (20/6) lalu.

Tim kesehatan yang menangani Sumbada mengatakan bahwa telah terjadi peradangan yang cukup serius pada lambung Sumbada. “Kami menyebutnya Gastritis Akut,” ujar salah satu dokter yang menangani penyakit yang dialami Sumbada. Tindakan terapi yang telah dilakukan terhadap Sumbada adalah terapi suntikan oral dan peranteral. “Kami telah memberikan pasien terapi melalui infus dan obat-obatan,” imbuh dokter Ali, salah satu tim medis yang merawat Sumbada.

Sumbada adalah anak ke-4 dari 6 bersaudara. Seluruh saudaranya sudah menikah. Tinggal Sumbada yang belum berkeluarga. “Saya belum mau menikah, saya kuatir dan takut nanti nggak bisa memberikan nafkah buat istri dan keluarga saya,” ujar Sumbada. “Saya juga nggak pengen ngerepotin sodara-sodara saya,” tambahnya.

Ditemani ibu, Rustini (50), ayah, Mihar (62), dan kakak nomor dua, Sumbada mendapatkan motivasi untuk lebih ikhlas dan bersabar. “Selain kami berdua, masyarakat di desa kami tinggal juga ikut ngebantu Sumbada untuk berobat,” ujar Rustini yang sehari-hari bekerja sebagai buruh cuci pakaian di sekitar tempat tinggal mereka, di jalan Kayu Putih RT 003 RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Tangerang. Dengan penghasilan sekitar Rp200 ribu perbulan, Rustini dan sang suami bertekad membantu proses penyembuhan Sumbada hingga sembuh dengan segala kemampuan mereka. “Insya Allah, semoga Sumbada cepet sembuh, semoga Allah dapat mengangkat penyakitnya,” tambah Mihar, di ruang rawat inap LKC Dompet Dhuafa di Ciputat.

Tindakan lanjutan pengobatan yang sedang dilakukan LKC terhadap Sumbada yaitu melakukan rujukan ke rumah sakit mitra LKC. Sumbada berencana akan menjalani tahapan USG “Hepatobilier”. Tindakan ini dimaksudkan untuk melihat lebih detail diagnosa penyakit atau adanya luka-luka lain pada organ dalam abdomen Sumbada.[sswidodo]

This entry was posted in Blog, Tulisan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>